Kata
Pengantar
Assalamu’alaikum wr. wb.
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah
SWT, berkah rahmat, taufik, dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan penyusunan
makalah ini, dengan maksud untuk memenuhi tugas pelajaran. Shalawat serta salam
tercurah kepada
Nabi Muhammad SAW, juga kepada keluarga, guru mata pelajaran bersangkutan, sahabat, serta pengikut Nabi Muhammad SAW hingga akhir zaman.
Nabi Muhammad SAW, juga kepada keluarga, guru mata pelajaran bersangkutan, sahabat, serta pengikut Nabi Muhammad SAW hingga akhir zaman.
Makalah ini disusun
agar dapat memperluas ilmu tentang mencangkok beserta uraian-uraiannya, yang
saya sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber dan referensi.
Saya sadar, bahwa
makalah ini masih terdapat kekurangan ditinjau dari kesempurnaan. Oleh karena
itu, segala kritik dan saran saya harapkan untuk kesempurnaan makalah ini. Saya
berharap makalah ini, dapat bermanfaat bagi kita semua.
Wassalamu’alaikum
wr. wb.
Bogor, 14 Oktober 2013
Penulis
i
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar ............................................................................................. .............i
Daftar
Isi......................................................................................................... ............ii
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang................................................................................ .............1
1.2 Rumusan Masalah.......................................................................... .............1
1.3 Tujuan.............................................................................................. .............1
BAB
II PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Mencangkok................................................................. .............2
2.2
Tata Cara Mencangkok................................................................. .............3
2.3
Kelebihan dan Kekurangan Mencangkok................................... .............4
BAB
III PENUTUP
3.1
Kesimpulan...................................................................................... .............5
3.2
Saran................................................................................................ .............5
DAFTAR
PUSTAKA
ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Mencangkok merupakan salah satu
perkembang biakkan vegetatif yang sudah sangat terkenal di wilayah Indonesia.
Pada umumnya para pemilik perkebunan khususnya buah di Indonesia menggunakan
cangkok untuk perkembangbiakkan buahnya.
Walaupun mencangkok sudah banyak
dikenal oleh masyarakat di Indonesia. Tetapi banyak juga masyarakat yang jarang
menggunakan cangkok, kebanyakan dari mereka beranggapan bahwa mencangkok itu
rumit dan kemungkinan untuk tumbuhnya sangat kecil. Sebagian masyarakat ini
lebih memilih membeli biji tumbuhan yang biasa dijual di pertanian, meskipun
jangka waktu tumbuhnya lebih lama. Padahal, sebenarnya mencangkok itu tidak
rumit dan akan berhasil jika kita tahu langkah-langkah yang benar. Lagi pula,
hasil tumbuhan yang dicangkok akan sama persis dengan induknya. Perlunya
pengetahuan tentang mencangkok sangat penting untuk semua orang.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Apa pengetian mencangkok?
2.
Bagaimana tata cara mencangkok?
3.
Apa saja kekurangan dan kelebihan
mecangkok?
1.3
Tujuan
1.
Menjelaskan definisi ilmu mencangkok.
2.
Menjelaskan tata cara mencangkok.
3.
Agar
dapat
memahami kelebihan dan kekurangan mencangkok.
4.
Agar dapat memahami ilmu mencangkok.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Mencangkok
Mencangkok merupakan salah satu cara perkembang
biakkan vegetatif buatan yang bertujuan untuk memperbanyak tanaman yang
memiliki sifat yang sama dengan induknya dan cepat menghasilkan. Selain itu,
pohonnya juga tidak terlalu tinggi. Mencangkok dilakukan dengan
cara menguliti hingga bersih dan menghilangkan kambium pada cabang
atau ranting sepanjang 5-10 cm pada tanaman dikotil untuk kemudian dipindahkan
ke dalam wadahlain saat akar telah tumbuh.
Pada saat mencangkok,
kambium pada cabang atau ranting harus dihilangkan agar
kulit tidak terbentuk kembali. Bila kulit terbentuk kembali, maka akar tidak
akan dapat terbentuk. Sebaliknya, jika lapisan cambium tersebut bersih, maka
hasil fotosintesis akan terkumpul di tempat cambium yang telah dibersihkan dan
pertumbuhan akar dapat terangsang dengan baik.
Tumbuhan hasil
cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji
dan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil
cangkokan mudah roboh, karena sistem perakarannya
adalah serabut, oleh karena itu berhati-hatilah ketika menanamnya dan umurnya
lebih pendek dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji.
2.2 Tata Cara Mencangkok
Tata
cara mencangkok tanaman memerlukan bahan dan alat-alat.
a. Bahan-bahan untuk mencangkok,
sebagai berikut:
·
Batang pohon yang masih menyatu dengan pohonnya
(utuh).
·
Pupuk kandang.
·
Kompos.
·
Tanah.
b. Peralatan yang diperlukan untuk
mencangkok, sebagai berikut:
·
Pisau.
·
Gunting.
·
Polybag/plastik.
·
Tali Raffia.
c. Tata cara mencangkok adalah, sebagai berikut:
·
Pilihlah batang yang tidak terlalu tua
ataupun muda kira-kira 120 cm.
·
Kerat/kuliti batang pohon dengan pisau
dengan panjang 10 cm.
·
Hilangkan kambium yang masih menempel
dengan cara mengeriknya.
·
Keringkan getah yang masih menempel
(untuk tanaman tidak bergetah biasanya hanya memerlukan waktu 2-4 hari, sedangkan
tanaman bergetah biasanya memerlukan waktu2-3minggu).
·
Berikan pupuk.
·
Kepal tanah dan balut pada batang.
·
Bungkus sayatan yang telah dibalut tanah
dan pupuk dengan plastik bening/pembalut media lain kemudian ikat dengan tali
raffia.
·
Perawatan siram setiap hari.
2.3
Kelebihan dan Kekurangan Mencangkok
Ada beberapa kelebihan
dari teknik perkembang biakkan dengan metode mencangkok ini yaitu, tumbuhan
hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanami
dari biji, tumbuhan yang dicangkok memiliki sifat yang sama dengan induknya, tingkat
keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses mencangkok akar akan tumbuh
ketika masih berada di pohon induk, produksi dan kualitas buahnya akan persis
sama dengan tanaman induknya, tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang
letak air tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan. Itulah beberapa
keuntungan dari mencangkok.
Disamping
kelebihan, terdapat juga beberapa kekurangan perkembang biakkan dengan metode mencangkok
ini yaitu, pada musim kemarau panjang tanaman tidak tahan kering, tanaman mudah
roboh bila ada angin kencang karena tidak berakar tunggang, pohon induk
tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang dipotong, dalam satu pohon
induk kita hanya bisa mencangkok beberapa batang saja, sehingga perbanyakan
tanaman dalam jumlah besar tidak bisa dilakukan dengan cara ini.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Mencangkok merupakan
perkembang biakkan vegetatif . Cangkok dapat digunakan untuk tumbuhan yang
berbuah maupun tanaman hias. Mencangkok sangat baik digunakan untuk para petani
perkebunan ataupun para pennyuka tumbuhan. Banyak kelebihan yang bisa diambil
dari mencangkok.
3.2 Saran
Semoga dengan adanya makalah ini, dapat meningkatkan
pengetahuan dan pemahaman kita tentang ilmu mencangkok
tanaman dan semoga bermanfaat bagi
pembaca.
Sebagai pembaca yang baik, saya berharap ada kritik dan saran dari hasil makalah yang saya buat terutama
guru mata pelajaran bersangkutan, demi kesempurnaan
makalah ini. Walaupun makalah ini
dibuat dengan sederhana, di dalam banyak mengandung perluasan makna dan
arti.
DAFTAR
PUSTAKA
Saktiyono. Sains Biologi SMP untuk Kelas IX, Jakarta: Erlangga, 2004.
http://atikagita.blogspot.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Cangkok
Note:
- jika anda menginginkan data asli makalah ini, silahkan hubungi saya.
- jika anda ingin menyalin artikel ini disitus anda, harap minta izin terlebih dahulu kepada saya.
- saya harap anda dapat memahami kebijakan yang kami berikan. salam -RBS-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar